MAKALAH
KALIMAT TUNGGAL DAN KALIMAT MAJEMUK
Dosen Pengampuh : Arpan Islami Bilal, M.Pd.
Oleh
Kelompok VI
Nurasini
(
160103089 )
Andari
Filna Jesika ( 160103068
)
Imam
Wahyudi (
160103066 )
Kelas IC
PRODI TADRIS MATEMATIKA
FAKULTAS ILMU TARBIYAH KEGURUAN
INSITUT AGAMA ISLAM NEGERI MATARAM
2016/2017
KATA
PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan
makalah yang berjudul “ Kalimat Tunggal
Dan Kalimat Majemuk ”, yang mana makalah
ini diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran bahasa indonesia.
Adapun yang kami
bahas dalam makalah ini yaitu pengertian kalimat tunggal dan kalimat majemuk,
jenis – jenis kalimat tunggal dan kalimat majemuk. Kami menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini masih banyak
kekurangan-kekurangannya, hal ini disebabkan keterbatasan pengetahuan, waktu,
serta sumber yang kami miliki. Oleh karena itu kritik dan saran
yang sifatnya membangun sangat kami harapkan untuk perbaikan penyusunan
selanjutnya.
Akhirnya kami berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kami khususnya dan bagi para pembaca pada umumnya.
Mataram, 4 November
2016
Penulis
DAFTAR
ISI
KATA
PENGANTAR ………………………………………………............
DAFTAR ISI ………………………………………......................................
BAB I PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang Masalah …………....................................................
1.2
Rumusan Masalah …………………………………………………..
BAB
II PEMBAHASAN
2.1
Pengertian
kalimat tunggal dan kalimat majemuk …........................
2.2
Jenis
– jenis kalimat tunggal dan kalimat majemuk………………...
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan ……………………………………………………………..
3.2 Saran ………………………………………………………………….....
DAFTAR PUSTAKA
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Bahasa
Indonesia merupakan bahasa yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Bahasa Indonesia juga merupakan salah satu mata kuliah yang kita pelajari. Kita
sangat mudah mengucapkannya dalam kehidupan sehari-hari tetapi masih banyak
orang yang belum memahami kaidah-kaidah Bahasa Indonesia itu sendiri.
Kalimat
majemuk dan kalimat tunggal merupakan salah satu materi dibahas dalam Bahasa
Indonesia. Kalimat ini bisa kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari bahkan
kita sudah mahir dalam penggunaannya tetapi, ketika ditanya mengenai kalimat
tunggal dan kalimat majemuk tersebut kita tidak mengetahui apapun.
1.2 Rumusan
Masalah
·
Untuk
mengetahui pengertian kalimat tunggal dan kalimat majemuk
·
Untuk
engetahui jenis – jenis kalimat tunggal dan kalimat majemuk
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk
·
Kalimat Tunggal
Kalimat tunggal adalah kalimat yang
terdiri atas satu klausa.
Kalimat tunggal merupakan kalimat dasar sederhana. Kalimat-kalimat yang panjang
dapat dikembalikan ke dalam kalimat-kalimat dasar yang sederhana dan dapat juga
ditelusuri pola-pola
pembentukannya. Pola-pola kalimat dasar yang dimaksud adalah
:
a.
Subjek + Predikat
b.
Subjek + Predikat + Objek
c.
Subjek + Predikat
+ Objek + Keterangan
Pada
kalimat yang berpola kalimat Subjek dan Predikat, predikatnya bisa diduduki
berbagai jenis kata, yaitu :
Subjek
+ Predikat
a. Kata
Benda ( KB ) Kata
Benda ( KB )
Contoh : Pensil ayah
S (KB) P (KB)
b. Kata
Benda ( KB ) + Kata Kerja ( KK )
Contoh : Kakak pergi
S (KB) P (KK)
c. Kata
Benda ( KB ) + Kata Sifat ( KS )
Contoh : Adik sangat nakal
S ( KB ) P ( KS )
d. Kata
Benda ( KB ) + Kata Bilangan ( KBil)
Contoh : Masalahnya seribu satu
S ( KB ) P ( KBil )
·
Kalimat
Majemuk
Kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri dari dua
kalimat tunggal atau lebih.
Contoh :
Mereka sedang
bermain di halaman ketika ayah pergi
S P K S P
2.2. Jenis
– jenis kalimat tunggal dan kalimat majemuk
·
Jenis – Jenis Kalimat Tunggal
a. Kalimat
Nominal
Kalimat Nominal
adalah kalimat yang predikatnya berupa kata benda.
Contoh :
Dia
guru saya
b. Kalimat Verbal
Kalimat Verbal
adalah kalimat yang predikatnya berupa kata kerja.
Contoh :
Adik bernyanyi.
c. Kalimat
Adjektival
Kalimat Adjektival adalah kalimat yang
predikatnya berupa adjectival atau kata sifat.
Contoh : Ayahnya sakit.
d. Kalimat
Numeral
Kalimat Numeral adalah kalimat yang
predikatnya berupa bilangan atau numeral.
Contoh : Istrinya dua ( orang ).
e. Kalimat Frasa Proposisional
Kalimat Frasa Proposisional adalah
kalimat yang predikatnya berupa frasa preposisional atau kata depan.
Contoh : Mereka ke rumah kemarin.
·
Jenis
– jenis Kalimat Majemuk
a. Kalimat majemuk setara
Kalimat majemuk
setara adalah kalimat majemuk yang pola-pola kalimatnya berkedudukan sederajat
, sejajar atau setara.
Contoh: Kegiatan pramuka tidak sebatas berkemah, namun ada
banyak jenis kegiatan lainnya.
Kalimat majemuk
setara terdiri dari:
1. Kalimat majemuk setara sejalan
Kalimat majemuk
setara yang terdiri atas beberapa kalimat tunggal yang bersamaan situasinya.
Contoh: Umkar pergi ke pasar, Ririn pergi ke sawah
sedangkan Sirob pergi ke sekolah.
2. Kalimat majemuk
setara berlawanan
Kalimat majemuk
setara yang terdiri atas beberapa kalimat yang isinya menyatakan situasi yang
berlawanan.
Contoh: Danis anak
yang rajin, tetapi adiknya pemalas.
3. Kalimat majemuk setara yang menyatakan sebab akibat
kalimat majemuk
setara yang terdiri atas beberapa kalimat tunggal yang isi bagian satu
menyatakan sebab akibat dari bagian yang lain.
Contoh : Ajiz
mendapatkan rangking 1, karena dia anak yang rajin.
b. Kalimat
Majemuk Bertingkat
Kalimat Majemuk Bertingkat kalimat
majemuk yang pola-pola kalimatnya tidak sederajat, tidak sejajar , atau tidak
setara. Dalam kalimat majemuk bertingkat, bagian atau pola kalimat yang
berkedudukan lebih tinggi disebut induk kalimat, sedangkan bagian atau pola
kalimat yang berkedudukan lebih rendah disebut anak kalimat dan terdapat kata
penghubung.
Contoh : ia datang ketika orang sedang
makan
c. Kalimat
Majemuk Campuran
Kalimat Majemuk Campuran adalah kalimat majemuk yang pola-pola
kalimatnya berkedudukan setara dan bertingkat.
Contoh : pekerjaan itu sudah selsai
ketika ayahku datang dan ibu sudah menyiapkan makan malam
d. Kalimat
Majemuk Rapatan
Kalimat Majemuk Rapatan adalah beberapa
kalimat tunggal mempunyai kesamaan unsur yang dapat digabungkan menjadi kalimat
majemuk dengan menuliskan/menyebutkan
satu kali unsur yang sama itu atau
dengan merapatkan unsur yang sama itu.
Contoh : pekerjaannya hanya makan,
tidur, dan merokok.
BAB III
PENUTUP
3.1.
Kesimpulan
Kalimat tunggal adalah kalimat yang terdiri atas
satu klausa. Kalimat tunggal
merupakan kalimat dasar sederhana. Kalimat-kalimat yang panjang dapat
dikembalikan ke dalam kalimat-kalimat dasar yang sederhana dan dapat juga
ditelusuri pola-pola
pembentukannya. Pola-pola kalimat dasar yang dimaksud adalah
:
Subjek + Predikat
a. Kata
Benda ( KB ) Kata
Benda ( KB )
Contoh : Pensil ayah
S (KB) P (KB)
b. Kata
Benda ( KB ) + Kata Kerja ( KK )
Contoh : Kakak pergi
S (KB) P (KK)
c. Kata
Benda ( KB ) + Kata Sifat ( KS )
Contoh : Adik sangat nakal
S ( KB ) P ( KS )
d. Kata
Benda ( KB ) + Kata Bilangan ( KBil)
Contoh : Masalahnya seribu satu
S ( KB ) P ( KBil )
Kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri dari dua
kalimat tunggal atau lebih.
Contoh :
Mereka
sedang bermain di halaman ketika ayah pergi
S P K S P
3.2. Saran
DAFTAR PUSTAKA
Prof. Dr.
putrayasa, ida bagus. M.pd.tata kalimat bahasa Indonesia. bandung : refika aditama.2006
Drs.zainuddin.materi
pokok bahasa dan sastra Indonesia.jakarta: pt. rineka cipta.1992






0 komentar:
Posting Komentar